OTOZENTRUM.COM - PENJUALAN MOBIL DAN MOTOR BEKAS DI INDONESIA TIMUR

TANDA TANDA BAN (BOLA) MOBIL HARUS GANTI

TANDA TANDA BAN (BOLA) MOBIL HARUS GANTI

TANDA TANDA BAN (BOLA) MOBIL HARUS GANTI

BAN atau BOLA merupakan salah satu bagian terpenting pada sebuah kendaraan

BAN atau BOLA merupakan salah satu bagian terpenting pada sebuah kendaraan. Karena menyangkut bagian penting pada sistem kenyamanan dan keamanan kendaraan Anda. Fungsi ban sebagai sistem kenyamanan adalah mengurangi getaran karena kontur jalan yang dilalui.

Sedangkan fungsinya sebagai sistem keamanan karena ban merupakan komponen keselamatan, pengendalian, akselerasi, dan sebagai tumpuan cengkraman kendaraan terhadap jalan pada saat melakukan pengereman.

Ban yang sudah tidak layak pakai akan mengalami penurunan daya cengkram, sehingga sangat berbahaya apabila digunakan pada kondisi jalan basah, melakukan maneuver atau mengerem mendadak. Sehingga penting bagi kita untuk tahu kapan waktu yang tepat harus mengganti ban kendaraan.

OtoZentrum sebagai pusat penjualan Mobil Bekas, memberi informasi tanda-tanda ban mobil harus diganti : 

Setiap ban memiliki tapak dengan ketebalan tertentu. Tapak ban inilah yang bertugas mencengkram permukaan jalan. Kalau tapaknya sudah semakin tipis, cengkraman ban bisa berkurang dan sangat berbahaya jika dipakai saat jalanan sedang dalam kondisi basah.

Setiap ban memiliki tread wear indicator (TWI). Indikator ini biasanya terletak di tengah alur ban dan di tepiannya.

Pada tepi atau pinggiran ban biasanya indikator ini berbentuk segitiga. sedangkan yang terdapat di tengah bisanya berbentuk tonjolan panjang atau di sebut juga sebagai wear bar.

Bila alur ban habis dan rata dengan indikator ini maka sudah saatnya Anda mengganti ban kendaraan Anda dengan yang baru.

Karena jika alur atau kembangan sudah habis, maka daya cengkram ban terhadap jalan pun berkurang.

Kemudian tanda-tanda kedua yang diketahui oleh OtoZentrum, adalah Terdapat Retakan di Ban.

Ban yang retak menandakan kondisi karet ban sudah getas. Hal ini sangat berbahaya. Sebab, ban rawan pecah ketika digunakan. Fatal sekali akibatnya kalau mengalaminya di tengah jalan.

Oleh karena itu, amatilah kondisi ban. Fokuslah pada bagian samping ban karena retakan biasa muncul di sana. Kalau memang sudah ada retak-retak, ban memang perlu diganti secepatnya karena kondisinya telah memburuk.

Yang ketiga adalah ada benjolan di ban. Ada Benjolan di Ban.

Benjolan pada ban disebabkan adanya anyaman benang atau kawat penguat konstruksi ban yang terputus.

Kondisi ini bisa ditimbulkan oleh berbagai sebab, di antaranya bisa terjadi karena tekanan angin yang sering kurang, kondisi kawat ban yang sudah mulai tua dan juga bisa disebabkan karena kondisi jalan yang sering dilalui rusak atau banyak jalan berlubang.

Jika kondisi ini terjadi pada ban kendaraan Anda, sebaiknya segera diganti. Karena kondisi ini sangat rawan ban pecah tanpa kita ketahui kapan dan di mana akan terjadi.

Hal lain adalah usia ban, biasanya masa pakai tidak lebih dari 4 (empat) tahun. Atau jika ada Gejala tidak nyaman saat berkendara, segera periksa kondisi ban anda.

Demikian informasi dari OtoZentrum, pusat mobil bekas di Indonesia Timur.

Artikel Lainnya

Tips Cara Merawat Mobil Bekas dengan Mudah

Tips Cara Merawat Mobil Bekas dengan Mudah

Jika tidak hati-hati Merawat mobil bekas akan ber-akibat performance kurang baik sama kendaraan anda

Tips Praktis Mengganti Aki Mobil Bekas

Tips Praktis Mengganti Aki Mobil Bekas

Jika tidak hati-hati atau ceroboh mengganti aki (accu) mobil bekas bisa merusak system kelistrikan

© 2021 https://otozentrum.com